Skip to main content

Writing


Comments

Popular posts from this blog

Oleh-oleh dari Diskusi Regional Trade and Investment Forum 2013

Trade and Invesment Forum 2013 mengangkat tema "Trade to Invest in Remarkable Indonesia". Diselenggarakan di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta pada tanggal 17-18 Oktober 2013. Diskusi menghadirkan pembicara para Duta Besar RI, Atase Perdagangan dan Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) dan para audiens dari pelaku UKM, eksportir dan pengusaha Indonesia. Hasil diskusi yang patut kita garis bawahi adalah: 1. Pemerintah melalui atase perdagangan di tiap2 negara sangat mendukung pengembangan UKM yang diwujudkan dg fasilitasi pameran2 produk UKM ke luar negeri *info bisa di akses melalui website Kemendag RI dan website KBRI tiap negara tujuan ekspor 2. Tentu saja ada standar mutu yg hrs dipenuhi UKM utk bisa mengikuti pameran dan untuk upaya ekspor. Diantaranya: kualitas produk sesuai dengan standar negara tujuan, kapasitas produksi yang konsisten untuk menjaga kontinuitas stok produk, kemampuan branding utk memenangkan kompetisi pasar, dan peny...

Si Bulat Gembul

    Di sebuah dapur mungil, aroma manis semerbak. Ibu Hannia sedang membuat camilan favorit keluarga. Anak-anak sangat menyukai Si Bulat Gembul yang manis ini. Mereka berlomba-lomba untuk mengambil yang paling besar dan bulat sempurna. Bahkan, Om, Tante, Kakek, dan Nenek pun tak bisa menolak kelezatannya. Ia selalu menjadi teman setia saat menikmati secangkir teh hangat di sore hari.     Ibu Hannia menyiapkan mangkuk besar, lalu memasukkan tepung putih yang halus dan lembut. Tak lupa, ia tambahkan sedikit ragi, gula pasir, sejumput garam dan juga telur. Bahan-bahan ini kemudian diaduk rata hingga membentuk adonan yang kenyal.     Setelah adonan mengembang sempurna, Ibu Hannia mulai membentuknya dengan sebuah cetakan khusus. Bulatan-bulatan yang dihasilkan kemudian digoreng dalam minyak panas hingga berwarna keemasan. Saat pertama kali matang, Si Bulat Gembul ini mengeluarkan aroma yang menggugah selera. Kulitnya renyah di luar, namun lembut dan empuk di dal...

Our Journey

Detik ini sepuluh tahun yang silam Hening suasana meliputi semesta Semua bicara lewat sorot mata Karena itu jauh lebih bermakna Kalahkan barisan kalimat yang tertata Bahkan raut muka ikut berkata Tiba saatnya Keikhlasan hati melepas pergi Demi cinta sang buah hati Untuk meniti perjalanan suci Guna sempurnakan separuh dien Dan sesungguhnya, Gemuruh memenuhi relung jiwaku Gemetar dalam dada hadirkan ragu Sudah benarkah keputusanku Tak salahkah pilihanku Detik itu Bapak dan Ibu tetap berikan senyum, pelukan hangat merengkuh jiwa dan raga, meski sesungguhnya mereka tak rela melepaskan, meski sesungguhnya mereka tak mau terpisahkan, Namun mereka sadar dan yakin bahwa inilah yang terbaik untuk putrinya And then our journey just began Living the life, loving the live Giving all the best for the love Only Allah as a reason Hopefully will be everlasting 'Till the eternal life