Skip to main content

Bionarasi, selangkah mewujudkan mimpi menjadi penulis!

Anda bermimpi menjadi seorang penulis? 

Sama halnya seperti saya. Dunia kepenulisan menjadi sebuah petualangan sekaligus tantangan yang menarik. Untuk itu mari bersama-sama bersiap untuk sukses di dunia menulis.

Di awal masa belajar menulis, salah satu hal yang dapat memompa semangat adalah dengan membayangkan. Mulai dari membayangkan naskah yang ditulis mendapat apresiasi dari pembaca. Atau membayangkan artikel dimuat di media dan dibaca oleh banyak orang. Bisa juga dengan membayangkan sebuah naskah buku siap untuk diterbitkan.

Saat membaca sebuah buku yang menarik, informasi mengenai penulis adalah satu hal yang penting untuk dibaca. Jadi, mari melangkah lebih dekat dengan impian kita dengan membuat sebuah bionarasi unik!

Bionarasi merupakan gabungan dari kata biodata dan narasi. Kamus Besar Bahasa Indonesia menjelaskan biodata sebagai riwayat hidup singkat, sedangkan narasi berarti kisah atau cerita. Dengan demikian bionarasi adalah sebuah riwayat hidup dari seseorang yang dituliskan dalam bentuk cerita.

Bionarasi menjadi jalan bagi penulis memperkenalkan diri kepada para pembaca. Bionarasi yang unik juga dapat menjadi sarana untuk menggambarkan pengalaman dan karya yang sudah dihasilkan.

Sebuah bionarasi yang unik dapat dibuat dengan memperhatikan hal-hal berikut:

1.   Gunakan sudut pandang orang ketiga

Gunakan kata ganti dia atau ia untuk menggambarkan diri. Hal ini dapat menghindarkan kesan sombong. Sebab dalam bionarasi menuliskan biodata, hobi, pengalaman, pendidikan, hingga prestasi/pencapaian yang dimiliki oleh penulis. 

2.    Ringkas

Tuliskan informasi penting yang berkenaan dengan dunia kepenulisan. Bisa menjelaskan seberapa besar semangat dan impian menulis, karya yang sudah dihasilkan atau prestasi-prestasi di bidang penulisan.

3.   Singkat

Usahakan bionarasi dituliskan singkat dan padat. Jumlah kata bionarasi berkisar dari 50 – 100 kata. Hal ini untuk menghindarkan pembaca merasa bosan.

4.   Isi bionarasi

Informasi yang perlu dituliskan dalam bionarasi adalah nama, nama pena, tempat tanggal lahir, prestasi, cita-cita, hingga informasi pendidikan. Sertakan juga nomor kontak atau akun media sosial untuk dapat terhubung dengan pembaca.

Penasaran dengan contoh bionarasi yang unik? Perhatikan beberapa contoh bionarasi para penulis berikut:

Nina Kirana. Ibu tiga orang anak yang telah dewasa ini telah menghasilkan lebih dari 200 buku antologi bersama dan 2 buku solo berjudul "Lukisan Malam" dan "Mari Belajar Bahasa Jepang" yang terbit pada tahun 2017. Nina yang sekarang bermukim di Turki mengikuti sang suami yang berkebangsaan Turki ini. Dapat dijumpai di Facebook: https://facebook.com/AkudanLukisanMalam. email: kirana.hikmet@gmail.com. Blog: www.kirana2017.blogspot.com.tr





Semangat menginspirasi!

#SalamSemangat

Comments

Popular posts from this blog

Oleh-oleh dari Diskusi Regional Trade and Investment Forum 2013

Trade and Invesment Forum 2013 mengangkat tema "Trade to Invest in Remarkable Indonesia". Diselenggarakan di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta pada tanggal 17-18 Oktober 2013. Diskusi menghadirkan pembicara para Duta Besar RI, Atase Perdagangan dan Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) dan para audiens dari pelaku UKM, eksportir dan pengusaha Indonesia. Hasil diskusi yang patut kita garis bawahi adalah: 1. Pemerintah melalui atase perdagangan di tiap2 negara sangat mendukung pengembangan UKM yang diwujudkan dg fasilitasi pameran2 produk UKM ke luar negeri *info bisa di akses melalui website Kemendag RI dan website KBRI tiap negara tujuan ekspor 2. Tentu saja ada standar mutu yg hrs dipenuhi UKM utk bisa mengikuti pameran dan untuk upaya ekspor. Diantaranya: kualitas produk sesuai dengan standar negara tujuan, kapasitas produksi yang konsisten untuk menjaga kontinuitas stok produk, kemampuan branding utk memenangkan kompetisi pasar, dan peny...

Si Bulat Gembul

    Di sebuah dapur mungil, aroma manis semerbak. Ibu Hannia sedang membuat camilan favorit keluarga. Anak-anak sangat menyukai Si Bulat Gembul yang manis ini. Mereka berlomba-lomba untuk mengambil yang paling besar dan bulat sempurna. Bahkan, Om, Tante, Kakek, dan Nenek pun tak bisa menolak kelezatannya. Ia selalu menjadi teman setia saat menikmati secangkir teh hangat di sore hari.     Ibu Hannia menyiapkan mangkuk besar, lalu memasukkan tepung putih yang halus dan lembut. Tak lupa, ia tambahkan sedikit ragi, gula pasir, sejumput garam dan juga telur. Bahan-bahan ini kemudian diaduk rata hingga membentuk adonan yang kenyal.     Setelah adonan mengembang sempurna, Ibu Hannia mulai membentuknya dengan sebuah cetakan khusus. Bulatan-bulatan yang dihasilkan kemudian digoreng dalam minyak panas hingga berwarna keemasan. Saat pertama kali matang, Si Bulat Gembul ini mengeluarkan aroma yang menggugah selera. Kulitnya renyah di luar, namun lembut dan empuk di dal...

Our Journey

Detik ini sepuluh tahun yang silam Hening suasana meliputi semesta Semua bicara lewat sorot mata Karena itu jauh lebih bermakna Kalahkan barisan kalimat yang tertata Bahkan raut muka ikut berkata Tiba saatnya Keikhlasan hati melepas pergi Demi cinta sang buah hati Untuk meniti perjalanan suci Guna sempurnakan separuh dien Dan sesungguhnya, Gemuruh memenuhi relung jiwaku Gemetar dalam dada hadirkan ragu Sudah benarkah keputusanku Tak salahkah pilihanku Detik itu Bapak dan Ibu tetap berikan senyum, pelukan hangat merengkuh jiwa dan raga, meski sesungguhnya mereka tak rela melepaskan, meski sesungguhnya mereka tak mau terpisahkan, Namun mereka sadar dan yakin bahwa inilah yang terbaik untuk putrinya And then our journey just began Living the life, loving the live Giving all the best for the love Only Allah as a reason Hopefully will be everlasting 'Till the eternal life